Custom Search

Minggu, 07 Desember 2008

CARA MENULIS BERITA

CARA MENULIS BERITA

1. Tentu yang pertama-tama harus dilakukan adalah menulis draf berita (berita utama), dengan kalimat-kalimat aktif yang langsung dan benar-benar menghentak. Kalimat kalimat yang digunakan dapat mengekspresikan kejadian tersebut secara faktual dan aktual.
Tentu yang pertama ditulis adalah lead atau teras berita. Di atasnya jelas ada baris tanggal dan (atau) disertai nama media.
Gunakanlah lead what dan who dalam berita bencana, kecelakaan dan musibah lainnya.

2. Rencanakan judul berita utama yang singkat, memukau-"eyecatching", dan menghentak.
Tuliskan anatomi berita dengan kalimat-kalimat yang "consice" saling berpaut, serta menunjukkan jalinan substansi yang komprehensif.
3. CONTOH Menulis Lead What dan Who.
Tabrakan Maut, 40 Orang Tewas
Solo, KOMPAS
Tabrakan bus dengan kereta api di Solo, Sabtu pagi, 31 Mei, sungguh amat mengerikan, karena menewaskan 40 orang sekaligus. Mayat para korban luluh lantak tergilas di rel kereta, sementara bus Sinar Mas yang terseruduk KA Argo Lawu, hancur berantakan tanpa bentuk.
Tabrakan maut pada pukul 6.00 WIB itu, terjadi pada saat Kota Solo masih lengang dan lalu lintas masih sepi.
40 Orang Tewas dalam
Tabrakan Maut di Solo
Solo, 31 Mei
Sebanyak 40 orang tewas secara mengenaskan pada tabrakan maut antara kereta api malam Argo Lawu dengan bus Sinar Mas jurusan Ponorogo. Begitu dahsyatnya tabrakan Sabtu pagi 31 Mei tersebut, sehingga jenazah para penumpang bus luluh lantak, dan sulit dikenali lagi.
4. How atau Bagaimana suatu bencana bisa terjadi, suatu pertunjukan musik bisa terselenggara, suatu pembunuhan bisa terungkapkan, bagaimana suatu permusuhan bisa didamaikan. Atau mengapa pemerintah menaikkan harga BBM. Alasan-alasan rasional, irasional termasuk apologinya.
Lead How atau bagaimana solusi atas kepadatan atau kemacetan lalu lintas yang semakin mengancam kenyamanan perjalanan di Jakarta dan Botabek. Atau bagaimana solusi atas harga-harga bahan pokok yang terus melonjak, mengerem inflasi dan sebagainya.
Unsur how atau bagaimana dan why atau mengapa, dalam jurnalistik masa kini, amat diperhatikan dan menjadi acuan untuk menulis berita.
Unsur How dan Why menjadi utama di masa modern sekarang, oleh karena keingintahuan manusia tentang latar belakang suatu masalah, peristiwa, dan juga bagaimana penyelesaian atau solusinya. Karena itu Lead How dan Why menjadi "tools" yang cukup penting dalam berita-berita utama, berita mendalam, dan berita investigasi pers modern.
5. Dalam setiap penulisan berita unsur Siapa, Apa dan Kapan menjadi acuan dan standar intro atau lead (teras). Namun, seperti disebutkan di atas, media massa cetak sekarang berupaya untuk menonjolkan intro atau teras berita, dengan mengemukakan unsur Mengapa dan Bagaimana.
Dalam penulisan seorang wartawan yang handal biasanya menggunakan kalimat-kalimat yang pendek, tetapi tetap bermakna, jelas dan padat. Yang utama adalah menggunakan sedapat mungkin kalimat aktif.
CONTOH
1. Contoh menulis kalimat dengan Siapa, Apa dan Di mana.

-Presiden Megawati Soekarnoputri mengatakan, aparat pemerintahan barat keranjang sampah yang sulit dibenahi. Presiden mengatakan hal itu, ketika melantik Menteri PAN (Pendayaan Aparatur Negara) Feisal Tamin, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/7).
-Tabrakan kereta api dengan bus di perlintasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (16/7) menewaskan tiga orang dan melukai enam orang lainnya. Tabrakan dahsyat itu terjadi, ketika kereta api jurusan Jakarta - Bekasi melintas dari arah Stasiun Jatinegara.
Sedangkan mobil Izuzu Panther yang tertabrak, sedang menyeberangi perlintasan, dengan terus menerobos tanpa mempedulikan sirene KA yang meraung terus menerus.
2. Contoh menulis kalimat dengan unsur Why dan How-Mengapa dan Bagaimana.
2.1 -Harga bahan bakar minyak (BBM) dinaikkan pemerintah, dengan alasan karena harga minyak Indonesia masih jauh di bawah harga internasional.
2.2 -Harga BBM dinaikkan pemerintah, untuk menutup defisit utang Pertamina yang tercatat Rp 5 triliun tahun ini.
2.3 -Untuk memperpanjang jatuh tempo pembayaran utang luar negeri, pemerintah berupaya melobi negara-negara pengutang sebelum berlangsungnya Paris Club, Agustus nanti.
2.4 -Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan-jalan protokol Jakarta, pemerintah memperbaiki rambu-rambu yang rusak di ruas-ruas jalan tersebut.
2.5 -Untuk menenangkan demonstran yang berusaha menerobos ke Istana Negara, Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono berdialog dengan para pimpinan demonstran.
3. Contoh menulis intro How dan Why dengan apologinya.
3.1 Meskipun mengetahui beban rakyat akan bertambah akibat harga-harga naik, namun pemerintah menganggap menaikkan tarif BBM adalah cara terbaik, demi menyelamatkan ekonomi nasional.
Hal ini dikemukakan Menteri Koordinator (Menko) Ekuin Dorojatun Kuntjoro-Jakti, menanggapi pertanyaan pers di Jakarta, Jumat (19/7).
Menko Ekuin mengatakan, dalam situasi krisis ini, pemerintah menghadapi berbagai kendala. Di samping kesulitan dalam pendapatan, pemerintah harus membayar utang luar negeri, sementara beban biaya produksi Pertamina terus meningkat.
Pemerintah menyadari bahwa dengan kenaikan tarif ini akan membebani rakyat banyak. Tetapi melalui penerapan subsidi silang, yakni menaikkan tarif minyak diesel, minyak tanah dan minyak bakar untuk industri, maka pendapatan dari situ akan dipakai menyubsidi sektor-sektor pelayanan publik.
3.2 Menanggapi pemberitaan media massa tentang terjadinya lima perampokan dalam sehari, Kamis (17/7) kemarin, Kapolda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanegara mengatakan, aparatnya akan meningkatkan jumlah operasi penertiban.
4. ANATOMI BERITA
4.1 Yang paling sulit adalah menulis teras berita. Wartawan dapat mengubah-ubah kata-kata atau kalimat teras, sebagai pembuka berita, agar supaya menarik, memukau, aktual dan faktual.
4.2 Yang penting dalam melanjutkan penulisan anatomi berita, adalah penguasaan atas gaya penulisan untuk mempertahankan kesatuan-"unity in news style". Atau saling keterkaitan antara setiap kalimat. Cara ini disebut "concise", atau penulisan yang melukiskan konsistensi antarkalimat dalam tubuh berita.
4.3 Untuk bisa menuliskan suatu berita dengan sistematis, maka seorang wartawan perlu memahami anatomi berita, dan memahami apa yang disebut berita dengan sistem piramida terbalik.
Seperti dijelaskan, penulisan dimulai dengan judul. Disusul dengan menulis lead atau intro. Baru kemudian menulis tubuh berita. Dengan sistem piramida terbalik, artinya dasar yang utama ditulis paling atas. Setelah menulis judul berita, barulah menulis intro-atau teras berita.
4.4 Urut-urutannya sebagai berikut:
-Judul, -baris tanggal
-Intro
-bagian yang amat penting
-bagian yang penting
-bagian yang penting
-dan bagian-bagian yang biasa, yang kurang penting.
4.5 Intro atau teras berita, harus menggambarkan keseluruhan masalah atau substansi peristiwa yang terjadi. Yakni mengemukakan pengenalan kepada pembaca kepada suatu masalah secara singkat, padat, serta mudah dipahami.
5. Kalimat-kalimatnya harus singkat, tetapi kata-kata kalimat tersebut, harus mampu menghentak dan meraih perhatian pembaca, menggugah atau justru meyakinkan tentang apa yang sedang terjadi.
6. Menurut norma jurnalistik, kalimat sebuah intro, tak lebih dari 20 kata atau paling panjang 25 kata. Karena itu lead amat menentukan kehebatan atau kelaikan berita tersebut, maka unsur siapanya atau apanya harus benar-benar memukau. Kalau dia bukan seorang publik figur (pemimpin, artis terkenal, ilmuwan, rektor universitas terkemuka, pimpinan demonstran dsbnya), maka ia adalah sebuah pesawat canggih, sebuah mobil balap ciptaan baru tercepat, atau masalah yang amat menarik publik.
7. Unsur Kapannya atau waktu kejadiannya harus amat aktual dan dini, hanya beberapa jam berlalu, atau kejadian hari ini. Tempat kejadiannya amat berdekatan, atau suatu negara terkemuka, termiskin-terbelakang, atau tempat umum yang banyak dikunjungi publik dan seterusnya.


CONTOH:
Jakarta, 20 Mei
-Presiden Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun, Kamis 20 Mei kemarin, menyatakan mundur dari jabatannya. Pernyataan mundur itu, setelah dia bermusyawarah dengan para tokoh nasional di Istana Negara, Jakarta. Peryataan mundur juga diakui para pengamat, setelah mendapat tekanan masyarakat, berupa demonstrasi mahasiswa yang berjalan selama kl tiga bulan.
Tepat pada pukul 10.00 pagi, setelah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan MPR/DPR, Presiden Soeharto tampil di depan televisi dan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden RI.
"Saya setelah mendengar saran-saran dari para tokoh masyarakat,dan setelah mengikuti dengan seksama usul-usul dan aspirasi masyarakat yang disampaikan pada akhir-akhir, memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden RI!" Demikian, pernyataan Presiden Soeharto yang disiarkan oleh TVRI dan semua stasiun TV, Kamis pagi 20 Mei 1998.
Ini adalah suatu peristiwa yang amat penting, dan menjadi perhatian masyarakat bangsa bahkan dunia internasional. Soeharto yang dikenal sebagai orang kuat Orde Baru yang memerintah sejak tahun 1996, akhirnya menyatakan diri meletakkan jabatan sebagai Presiden. Tekanan atas Presiden Soeharto yang dilancarkan melalui berbagai demonstrasi mahasiswa telah dilakukan sejak awal 1998.
-Pesawat Boeing Singapore Airlines yang gagal mengudara, di landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Jumat (11/10/2002) pagi, meledak, lalu jatuh berkeping-keping dan terbakar.
Dalam musibah itu, 235 dari 300 penumpang dan 10 awaknya tewas. Lima mobil pemadam kebakaran bergegas ke ujung landasan untuk mengatasi api yang berkobar.
Sementara tim SAR dan tiga ambulans dikerahkan untuk mencoba menyelamatkan mereka yang terluka, dan sisa penumpang berupaya lolos dari pesawat nahas itu.
-Musibah Boeing Singapore Airlines ini merupakan kecelakaan gagal tiga landas yang ketiga di bandara utama Indonesia itu, dalam dua tahun terakhir. Pertama, pada 13 Agustus 2000, ketika Fokker 100 Garuda terhempas di ujung timur bandara dan kedua, pada 15 Desember 2001, saat sebuah jet komersial Cathay menukik setelah "take off".
-Para saksi mata mengatakan, ketika pesawat bergerak dengan cepat dan mulai mengangkasa, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan disertai bola-bola api. Pesawat yang baru setinggi kl 15 meter kemudian terjerembab, dan jatuh ke atas landasan pacu. Pesawat Boeing 747 itu akan terbang menunju Bangkok, dengan api langsung berkobar, dan sirene tanda bahaya segera meraung-raung di Bandara Soekarno Hatta.
8. Lead atau intro berita biasanya dicetak tebal, lebih besar satu poin dari huruf-huruf tubuh berita. Kalau huruf tubuh berita 9 atau 10 poin, maka huruf lead dibesarkan menjadi 12 poin, dan dicetak tebal (vet atau hitam).
9. Orang berpendapat, bahwa dengan membaca judul dan lead-intro yang tegas, padat dan tepat, maka pembaca serta merta menguasai atau memahami substansi keseluruhan dari berita yang ditulis.
10. JUDUL BERITA
Judul berita harus benar-benar memukau dan menarik pembaca, sehingga menjadi objek jual yang laris. Dalam bahasa Inggris disebut eyecatching. Singkat dengan huruf tebal yang besar, akan mudah ditangkap oleh penglihatan-mata manusia.
Contoh:
1. Soeharto Mundur
2. Boeing Singapura Jatuh
3. Soeharto Mundur setelah Didemo
4. Mundur Setelah Dinasihati
5. Soeharto Mundur Setelah
32 Tahun Berkuasa
6. Pesawat SIA Jatuh Terbakar
-300 Penumpang Tewas-uperdek
7. Gagal Mengudara, Boeing 747
SIA Jatuh Terbakar.
8. Lima Mahasiswa Tewas Tertembak,
Jakarta Menangis
9. Lima Mahasiswa Trisakti Tewas
Indonesia Berduka
10. Dewi Soekarno Didenda
2 Juta Dolar
11. Dewi Soekarno Gelapkan Pajak
12 Busway Diresmikan Sutiyoso

bahan pelatihan dari GMKI Cab Medan

_____________ __________________

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar